Jumat, 17 Mei 2019

11 GELAR UNTUK JUVENTUS, ALLEGRI TETAP TIDAK DIHARGAI OLEH FANS


Bandar Taruhan Bola Champions - Sejak menjadi pelatih pada tahun 2014, Massimiliano Allegri telah berhasil mempersembahkan 11 gelar dari berbagai ajang untuk Juventus. Namun Pria yang sudah berusia 51 tahun tersebut belum pernah mendapatkan penghargaan yang pantas dari penggemar Juventus.

Penolakan sempat menghiasi kedatangan Allegri yang dianggap telah gagal saat menukangi AC Milan dulu. Ia lalu membalas reaksi tersebut dengan pencapaian yang tidak diduga-duga, yakni meraih double di kompetisi domestik dan menjadi finalis Liga Champions.

Dua musim berselang, ia kembali mengulangi pencapaian tersebut. Bahkan pada tahun 2018, Bianconeri bisa saja kembali bermain di babak final andai kekalahan yang berbau kontroversial melawan Real Madrid menghentikan laju mereka pada perempat final.

Kegagalan di Liga Champions
Setelah menguasai Italia, tuntutan para penggemar yang ingin segera melihat tim kesayangannya juara Liga Champions semakin meninggi. Untuk mewujudkan harapan itu, Juventus sampai rela mengeluarkan uang sebesar 100 juta euro untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo.

Sayang, Allegri kembali gagal mewujudkan harapan itu. Setelah sukses melakukan 'comeback' kala menghadapi Atletico Madrid pada babak 16 besar, Juventus justru tumbang di tangan salah satu klub kuda hitam, Ajax Amsterdam. Taruhan Casino, dan Games Terpercaya

Kegagalan itu menutupi raihan Scudetto Juventus yang bisa dibilang lebih baik dari musim-musim sebelumnya, di mana mereka berhasil mengunci gelar pada pekan ke-33. Allegri tetap saja menjadi sasaran kritikan lantaran Juventus tersingkir dari Liga Champions.

Amarah Fans
Kekesalan penggemar terhadap Allegri semakin menjadi-jadi. Dikutip dari Football Italia, kendaraan yang ditumpangi oleh Allegri dan sang presiden klub, Andrea Agnelli, diserang oleh sejumlah oknum fans dengan tendangan serta berbagai tindakan negatif lainnya.

Setelah itu, pengumuman mengenai kepergian Allegri tersiar ke hadapan publik. Sejatinya, ia masih memiliki kontrak sampai akhir musim 2019/2020 nanti. Tetapi pelatih asal Italia itu memutuskan untuk mengakhirinya lebih dini.

Sosok yang juga pernah menukangi Cagliari tersebut sepertinya merasa tidak dihargai oleh para penggemar. Itu terlihat dari reaksinya dalam konferensi pers pada pekan lalu.

"Saya berpikir, bayangkan bila saya tidak menyumbang beberapa trofi. Mereka mungkin akan membakar saya," tutur Allegri, dikutip dari Football Italia.

Allegri Mode
Amarah fans sendiri sebenarnya bukan disebabkan oleh pencapaian Juventus di Liga Champions semata. Sebagian dari mereka sejatinya juga tak senang dengan aplikasi taktik dari pria kelahiran Livorno tersebut.

Istilah 'Allegri Mode' berulang kali terucap dari mulut sejumlah fans. Itu adalah sebuah istilah yang menyindir pendekatan Allegri yang memberikan instruksi untuk bermain bertahan ketimbang mengejar gol berikutnya.

Mari Bergabung Bersama Arenabetting88 Agen judi Sbobet, Maxbet (IBCBET) mR8 (CMDBET) Isin4d, Klik4d, Ioncasino, Joker123 , GD88, CBO855.Dengan Pendaftaran gratis dan minimal Deposit hanya 50rb rupiah!!dan anda sudah bisa mendapatkan berbagai Promosi yang kita berikan tentunya :

Minimal Deposit Hanya 50.000!!!
Depo pertama ada bonus 10%
Disetiap Deposit bonus 5%
Rollingan casino 0.8%
Cashback Game Sbobet 5%
Ajak teman Bermain ? dapat bonus 3% dari total winlose dihitung 1 bulan
Cashback 5-15%s
www.arnbet88.com

Customer Service Arenabetting88:
» SMS: 0821-6500-5947
» PIN BBM : 33557AD9
» Whatsapp : +855-1760-7647
» Line : arenabetting88
» Layanan Live Chat 24JAM ONLINE
» Link alternatif www.arnbet88.com


EmoticonEmoticon