Senin, 24 Juli 2017

FANS LUVERPOOL DAN MU BERTINDAK RASIS

Winger Crystal Palace Wilfried Zaha mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban perlakukan rasis dari sejumlah oknum suporter Manchester United dan Liverpool.



Hal tersebut ia ungkapkan melalui Instagramnya, lebih tepatnya, Instragram Story-nya. Ia memposting hal tersebut setelah berlaga melawan West Brom akhir pekan kemarin di ajang Premier League Asia Trophy di Hongkong.JUDI BOLA ONLINE

Winger berusia 24 tahun tersebut mengaku bahwa ia dipanggil Black Monkey alias Monyet Hitam oleh sebagian suporter. Aksi rasisme tersebut ia akui ia dapatkan juga melalui Instragram, melalui Direct Messages (DM).



"Jika fans Man United dan Liverpool merasa lebih baik dengan memanggil saya sebagai seekor monyet hitam melalui kolom pesan.. silahkan terus melakukannya jika hal itu membuat hari Anda terasa lebih baik."Zaha sendiri sepertinya tidak terlalu terganggu oleh aksi tak terpuji itu. Ia malah sedikit membuatnya sebagai bahan lelucon.

Zaha sendiri sejatinya malah bukan sosok asing bagi Setan Merah. Setelah bersinar di Palace, ia direkrut oleh United pada 2013. Namun pada tahun 2015, ia kembali lagi ke Palace.AGEN JUDI BOLA

Sementara itu seperti yang dilansir oleh BBC, sebuah organisasi bernama Kick It Out yang bertujuan memerangi aksi-aksi rasisme terutama di media sosial, telah menghubungi Zaha. Mereka mengungkapkan rasa simpati dan dukungan pada pemain timnas Pantai Gading tersebut."Kick It Out merasa jijik untuk membaca bahwa pelecehan rasial secara online telah diarahkan kepada Zaha. Sangat tidak dapat diterima bahwa setiap orang harus mengalami jenis pelecehan seperti ini," ujar salah seorang juru bicara organisasi tersebut.BANDAR JUDI ONLINE

Customer Service Arenabetting88:
» SMS: 0821-6500-5947
» PIN BBM : 55A2F781
» Whatsapp : +855-1760-7647
» WeChat : arenabetting88
» Line : arenabetting88
» YM : arenabetting88@yahoo.com
» Layanan Live Chat 24JAM ONLINE
» www.Arenabetting88.com


EmoticonEmoticon