Jumat, 10 Februari 2017

Kampanye Agus Sampai Bawa Nama Tuhan Wajib Pilih Nomor 1 !! "Luar Biasa"

Kampanye Agus Sampai Bawa Nama Tuhan Wajib Pilih Nomor 1 !! "Luar Biasa"


Jakarta - Bila nafsu ingin menjadi Gubernur sudah tak tertahankan, segala cara bahkan yang sinting pun tetap dilakukan.

Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni menggelar acara Doa Bersama untuk Satukan Umat Jakarta di Jakarta Selatan. Doa bersama sih baik, tapi ada segmen yang bisa dibilang sudah keterlaluan. Saat proses pembaiatan, seluruh warga yang hadir tampak diminta berdiri dan mengucapkan sumpah untuk memilih Agus-Sylvi.

“Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang, Yang Maha Melihat, Yang Maha Mendengar, dengar kesaksian kami ya Allah, untuk berjanji memilih nomor satu, memenangkan Agus-Sylvi, untuk menjadi gubernur muslim di Jakarta. Jika gubernur muslim, kebijakannya akan menguntungkan orang-orang muslim,” pandu seseorang yang bernama Munawir Asri

Arenabetting88.com - Hebat bukan? Tuhan pun dibawa-bawa dalam kampanye. Apa Agus sangking takutnya suara milik beliau akan dicuri oleh Ahok dan Anies hingga warga yang hadir disana sampai-sampai perlu disumpah?

Membaca sumpah tersebut saja kita sudah meringis, apalagi kalau mendengarnya langsung. Nama Tuhan yang begitu besar saja bisa seenaknya disebutkan. Kok bisa-bisanya mereka melakukan hal tersebut?

Gubernur Muslim Bukan Jaminan Jujur

Agen Judi Bola - Dalam sumpah tersebut Agus hanya menonjolkan satu aspek dalam dirinya, yaitu dirinya muslim. Memangnya kalau muslim sudah pasti mampu? Anies juga muslim kok. SBY juga muslim, kita bila lihat sendiri bahwa Indonesia pada pimpinan SBY bak negara Auto-pilot. Mengapa dibanggakan kemuslimannya, bukan kemampuan atau pengalaman?


Ahok non muslim memangnya kenapa? Justru pada masa Ahok para penjaga Masjid diberi Haji gratis. Kalau masih Fauzi Bowo yang memerintah rasanya hal ini tidak mungkin terjadi. Sudah jelas bukan kalau agama tidak mutlak menentukan bahwa seorang Gubernur itu jujur maupun tidak jujur.

Bandar Judi Terbaik - Justru karena Agus sudah tidak punya keunggulan apapun dari Ahok maka agama dibawa. Lihat saja kata-katanya. “Jika gubernur muslim, kebijakannya akan menguntungkan orang-orang muslim.” Bukankah ini merupakan argumen yang sudah patah pada pemerintahan Ahok?

Pada masa pemerintahan Ahok penjaga Masjid diberi Haji gratis, warga bantaran sungai direlokasi ke rusun yang jelas lebih bagus dibanding pinggiran sungai, Ahok sudah banyak membangun Masjid, birokrasi di Jakarta benar-benar dibersihkan hingga mau nyuap pun tidak mungkin. Bukankah tindakan ini semua menguntung umat muslim?


Agen Sabung Ayam - Malahan progam Agus yang mengandalkan BLT dan menggeser penduduk tanpa menggusur (entah bagaimana caranya) yang tidak mendidik. Uang tunai akan habis dalam seminggu, tapi relokasi ke rusun akan bertahan berbulan-bulan. Toh digratiskan di bulan-bulan awal. Melihat kualitas rusunnya saja banyak yang ingin ikut di relokasi, maklum tempat tinggal di Jakarta mahal.

Tindakan Stress Saat Terdesak

Bandar Judi Terbaik - Memang elektabilitas Agus makin nyungsep setelah prosesi debat pertama dan kedua. Ditambah lagi SBY yang bukannya membantu malah tweet tidak jelas di twitter. Hal ini membuat pihak Agus semakin membuat blunder yang gila.

Setelah disumpah, Munawir meminta warga yang hadir untuk meneriakkan kata “siap” sebanyak tiga kali dan dilanjutkan dengan mengucapkan takbir.

“Siapa yang sudah dibaiat, bila sampai waktunya tidak memilih nomor satu, maka akan menerima risikonya,” ucap Munawir menutup prosesi baiat.

Agen Casino Online - Hebat bukan? Bila tidak memilih nomor satu diancam resiko dari Tuhan. Tim Agus ini sudah luar biasa hebat mampu membuat Tuhan ‘berpihak’ kepada mereka. Coba Timses mana yang berani membuat banyak orang bersumpah atas nama Tuhan untuk memilih Cagubnya lalu mengancam akan mendapat resiko bila melanggar sumpah tersebut.

“Mayoritas warga Jakarta, 85 persen beragama Islam. Jadi Jakarta akan bahagia kalau umat Islamnya bahagia,” kata Agus.

Oh…. berarti yang sisa 15% tidak dibahagiakan dong? Bukannya FPI yang merupakan pendukung Agus selalu teriak kafir kepada yang tidak sepandangan dengan mereka? Memang hebat Agus ini, menggunakan sentimen agama untuk mendapat dukungan.

“Tadi saya bergetar saat kami dibaiat untuk menyatukan suara umat Islam dan memenangkan Agus-Sylvi,” kata Agus.

Agen SBOBET Indonesia - Saya juga bergetar mas Agus. Yang namanya Tuhan itu tidak boleh sembarang disebut, apalagi bila bertujuan ingin mendapat dukungan. Berdoa untuk menang boleh, meminta supaya bisa menang boleh, tapi kalau bersumpah atas nama Tuhan untuk memilih Anda kayaknya itu sudah tidak etis.

Melihat tindakan dari Agus yang sudah kelewat batas ini, apakah beliau pantas menjadi Gubernur? Pengalaman tidak ada, debat tidak mampu, progamnya mengapung, eh sekarang sudah berani memakai nama Tuhan dalam kampanye. Memang, kalau sudah kebelet ingin menjadi Gubernur segala cara bakal ditempuh.


EmoticonEmoticon