FIDEL CASTRO : "ISIS BIKINAN ISRAEL, OSAMA BIN LADEN AGENT CIA"

Oleh:   Arena Betting88 Arena Betting88   |   22.43




Fidel Castro yg meninggal pada Jumat 25 November 2016 lalu pada usia 90 tahun adalah sosok kontroversial.
Ia dicintai sekaligus dicaci. Dibenci namun dikagumi.

 PEMIMPIN REVOLUSI KUBA ITU BAHKAN MENDAPATKAN TEMPAT DI PANGGUNG DUNIA, YG TIDAK PROPORSIONAL DGN UKURAN NEGERINYA YG TAK SEBERAPA BESAR.

Fidel Castro juga punya gaya sendiri saat menghujamkan kritik pada pihak lawan, termasuk ‘mencela’ Israel.
Misalnya yg terjadi pada September 2014.
Lewat media pemerintah, Castro menyalahkan Senator AS John McCain & badan mata-mata Israel Mossad.
Kolaborasi keduanya, tambah dia, bermuara pada penciptaan ISIS, kelompok teroris yg menguasai petak besar wilayah di Irak & Suriah awal tahun itu.
Dalam kolom itu, Castro menggambarkan McCain sbg “sekutu paling tanpa syarat Israel” & pendukung setia Mossad.
Ia mengatakan bahwa senator tersebut “berpartisipasi bersama-sama Israel untuk menciptakan ISIS,” demikian spt dilansir Haaretz, pada Senin (28/11/2016).
McCain kemudian bercanda tentang klaim Castro di Twitter-nya, setelah mantan pemimpin Kuba itu tutup usia.

“Selamat Fidel Castro, Anda telah mengungkapkan peran rahasia sejati saya dalam membentuk peristiwa dunia!,” kicau McCain.

“Pertama saya diberi sanksi oleh Vladimir Putin kemudian #ISIS melabeli saya ‘musuh,’ sekarang Fidel Castro! Siapa yg berikutnya?!”
Castro juga menuduh Barat menjadi imperialis, & membandingkan NATO serta pemerintah Barat dgn Hitler, akibat sikap mereka terhadap Rusia.

“Banyak orang yg heran ketika mereka mendengar pernyataan yg dibuat oleh beberapa juru bicara Eropa untuk NATO ketika mereka berbicara dgn gaya & wajah SS Nazi  ketika mengkritik Rusia,” tulis Castro.
Ternyata bukan kali itu  Castro menuduh Barat dgn kondisi terorisme yg meletus di masa modern ini.
Pada Agustus 2010, Catro mengatakan pimpinan organisasi teror, Al Qaeda, Osama Bin Laden adalah agen AS.
Kata Castro, Osama ‘dibeli’ & dibayar lembaga intelijen AS, CIA.
Tugas Osama, kata Castro, muncul ketika mantan Presiden AS, George Bush ingin menakut-nakuti dunia.

Diktaktor legendaris itu mengklaim argumennya didasarkan atas dokumen yg diunggah ke internet yg baru saja merulis ribuan halaman dokumen rahasia perang Afganistan.
Namun Castro tidak menjelaskan apa pastinya dokumen itu.
“Kapanpun Bush ingin membangkitkan rasa takut atau akan melakukan pidato besar, bin Laden akan muncul, mengancam orang dgn teror yg sedang ia rancang,” kata Castro kepada media setempat.
“Bush tak pernah kekurangan dukungan dari Osama. Gembong teroris itu bawahan Bush,” tambah Castro.

Pernyataan Castro juga dipublikasikan di harian milik Partai Komunis, Granma.
Ini adalah salah satu pernyataan provokatif yg dikeluarkan pemimpin berusia 84 tahun ini.
Sebelumnya, setelah tiga tahun ‘menghilang’ Castro kembali muncul ke publik Senin 12 Juli 2010 dalam wawancara dgn salah satu stasiun televisi setempat.
Saat itu Castro berpendapat ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dgn Korea Utara & Iran pada akhirnya akan memicu perang nuklir global.

Menurut dia, perang nuklir bisa meletus ketika AS, yg bersekutu dgn Israel, mencoba memberlakukan sanksi internasional terhadap Iran karena aktivitas nuklirnya.
Castro mengundurkan diri sbg presiden Kuba pada tahun 2006 di tengah-masalah kesehatan, tetapi digantikan oleh adiknya Raul & terus mempengaruhi kebijakan & budaya, sebagian melalui tulisannya.



Tampilkan Komentar